Me, Paris and all its beauty


Paris, ibu kotanya Prancis yang terkenal dengan sebutan kota cinta ini memiliki banyak keindahan yang terukir di tiap sudut kotanya. Banyak wisatawan manca negara yang menyukai kota ini, yaa tentu alasannya pengen lihat Menara Eiffel yang sudah sangat terkenal di seluruh penjuru dunia.

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di kota ini Amoora langsung terpukau dengan isi kota tersebut, siapa yang tidak terpukau ketika sepanjang jalan berjejer toko-toko roti yang menyediakan roti terbaiknya, aroma masakan yang lezat tercium sepanjang kita berjalan di kota ini. Juga ada toko-toko bunga yang menjual bunga yang indah serta beberapa cafe yang di hias seindah mungkin untuk menarik banyak pengunjung.Terlihat beberapa seniman jalanan yang memajang lukisannya untuk diperjual belikan dan banyak lainnya.

Amoora sepanjang berjalan hanya bisa berdecak kagum dengan keindahan kota ini, ini pertama kalinya bagi Amoora mengunjungi kota Paris, sebenarnya saat liburan kuliah dia sudah ada rencana untuk pergi tetapi batal karena masih ada kerjaan di Jakarta yang harus ia selesaikan. 

Taksi yang di pesan gadis itu pun datang, segera Amoora memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil dan langsung pergi ke hotel yang sudah ia booking dari beberapa hari yang lalu. 

"bienvenue à paris mesdames" sapa supir yang mengendarai taksi tersebut.

Untungnya Amoora bisa sedikit berbahasa Prancis walau tidak seluruhnya tapi kalau untuk sapaan ia masih bisa mengerti.

"Merci Monsieur" jawab Amoora.

"Wow, you can speak French?" Tanya supir tersebut.

"As for greetings and thanks, I can do a little" jawabku seadanya.

Selama mobil taksi melaju di jalanan kota Paris di situ Amoora sibuk melihat pemandangan yang terpampang di depan mata, emang setiap kota ini kayaknya bisa di sebut seni semua bentuk rumah-rumah warganya saja sudah sangat indah dan asri, siapapun pasti ingin tinggal di sini.

Sesampainya di lobby hotel, Amoora langsung check in biar bisa langsung ke kamar karna jujur badan Amoora rasanya lelah setelah beberapa jam berada di dalam pesawat.

Setelah menyelesaikan check in, Amoora langsung mencari nomor kamarnya. Setibanya di depan kamar gadis itu segera membuka pintu kamar, masuk ke dalam kamar Amoora langsung disajikan pemandangan menakjubkan kota Paris lewat jendela kamarnya yang menghadap langsung ke arah Menara Eiffel.

Seusai membereskan barang bawaannya, ia bawa dirinya berbaring di atas kasur yang empuk hingga Amoora jatuh terlelap. Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, Amoora ternyata sudah membuka matanya sejak 5 menit yang lalu. Amoora berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri, sehabis mandi ia ingin pergi keluar untuk mencari makan sekaligus jalan-jalan.

Setelah selesai dengan segala urusannya yang memakan waktu lama dan juga ia sudah selesai memberi kabar kepada orang tuanya, temannya dan juga Gama kalau dia sudah sampai dari beberapa jam yang lalu, Amoora segera menuju lobby hotel. Berjalan keluar hotel, Amoora segera mampir ke salah satu restaurant yang berada tidak jauh dari hotel tempatnya menginap, selesai menyantap makannya ia kembali berjalan menuju Menara Eiffel yang emang letaknya tidak terlalu jauh dari posisinya saat ini. Selama di sana Amoora sibuk jepret-jepret  foto buat di posting di media sosial, biasalah namanya juga seleb hahaha..

Waktu kini sudah menunjukkan pukul 8 malam, sudah 4 jam Amoora berjalan-jalan dan kini ia segera menunju hotel untuk beristirahat, cukup dulu untuk hari ini karena masih ada esok hari untuk dia menjelajahi kota cantik satu ini.

Ketika ingin bersiap-siap beristirahat tiba-tiba handphone yang terletak di atas nakas bergetar, segera gadis itu angkat telponnya ternyata dari Gama. 

"Haloo" sapa gadis itu.

"Halooo, gimana Paris? Seru gak?" Tanya sang lawan bicara.

"SERU BANGETT!!! tadi aku jalan-jalan deket hotel, kebetulan hotelnya dekat sama Menara Eiffel jadi habis makan tadi langsung lanjut jalan ke sana. IHH BAGUS BANGETT POKOKNYA! Kapan-kapan kita harus kesini berdua!" Jelas Amoora semangat.

"Hahaha...lucu bangett" ucapnya spontan yang membuat gadis ini tersipu.

"Kamu gimana kerjaannya tadi? Lancar gak meeting nya?" Tanya Amoora menutupi rasa gugupnya.

"Yaa tadi lancar aja rapatnya dan proyek saya disetujui mereka" jawab Gama.

Gama sekarang sedang melanjutkan perusahaan yang ayahnya kasih setelah wisuda ia langsung diberi amanah untuk melanjutkan perusahaan keluarganya itu.

"Yaudah dehh kayaknya kamu capek banget dari tadi jalan-jalan, kamu istirahat aja sekarang. Besok mau pergi jalan-jalan lagi kan?" Aku mengiyakan.

"Yaudah deh, good night" pamitku.

"Night too, love" setelah ia mengucapkan kalimat itu terdengar sambungan telepon telah terputus. Teleponnya selesai sihh tapi degup jantung si gadis gak berhenti-henti dari tadi. Jadilah sekarang ia menenangkan diri supaya bisa cepat tertidur dengan cara menghidupkan musiknya.

Masih ada hari esok untuk Amoora menjelajahi kota ini, banyak yang harus ia kunjungi di esok hari. Sekarang waktunya untuk ia beristirahat.

Bonsoir à la ville de Paris d'Amoora 














Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer