Paris le deuxième jour
Matahari bersinar cerah di langit kota Paris hari ini, cahaya mataharinya yang lembut menembus jendela kamar Amoora, kicauan burung-burung juga ikut meramaikan langit kota Paris terbang kesana kemari.
Hari ini Amoora akan mengunjungi beberapa tempat bersejarah di kota Paris.
Setelah selesai dengan segala urusannya bergegas Amoora turun ke lantai bawah untuk menyantap breakfast yang di sediakan oleh hotel. Selesai menyantap sarapannya, Amoora keluar dari hotel dan berjalan-jalan di jalanan yang pagi ini tampak begitu ramai oleh orang yang berlalu lalang.
Hari ini rencananya gadis ini akan pergi mengunjungi bangunan artistik milik kota ini yaitu Arc de Triomphe. Monumen ini berbentuk gerbang besar menghadap jalan Champs Elysees.
Amoora berdecak kagum melihat bangunan artistik ini, jika dilihat dari dekat terdapat banyak nama para jendral pasukan Napoleon saat berperang dahulu.
Setelah mengabadikan beberapa foto di sana, Amoora langsung memesan taksi untuk pergi ke tempat selanjutnya. Setibanya di sana Amoora hanya bisa terdiam menatap berbinar ke arah bangunan kaca ini, sebenarnya bangunan ini sebuah museum tak lain tak bukan yaitu Louvre Museum.
Amoora sebagai seseorang pecinta seni lukis tentu terpukau dengan lukisan lukisan yang terdapat di dalam museum ini. Beragam koleksi seni disini, mulai dari lukisan hingga pahatan juga ada semua dapat disaksikan di Louvre Museum. Salah satu koleksi museum ini adalah karya-karya milik seniman ternama, seperti Michelangelo dan Leonardo da Vinci.
Amoora telah mengunjungi hampir semua bangunan bersejarah di sini mulai dari Monumen Arc de Triomphe, Museum Louvre, air mancur Fountaines de la Concorde sampai dengan jembatan Pont de la Concorde. Sekarang saatnya bagi gadis itu untuk kembali ke hotel pasalnya waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore.
Sesampainya di kamar hotel ia segera membersihkan diri bersiap-siap untuk makan malam. Hari ini dia akan dinner di restaurant hotel saja karena besok saatnya dia kembali ke Indonesia.
Selesai makan malam ia kembali ke kamarnya untuk membereskan pakaian-pakaiannya dan juga oleh-oleh yang ia beli tadi untuk orang tuanya, Zetta dan Kaivan dan tentunya buat orang yang paling spesial (tentu kalian sudah tahu jadi author gak perlu jelasin mwehehe).
Saatnya Amoora beristirahat karena besok dia akan balik ke Indonesia. Ini hari terakhirnya disini, ia bahagia karena akhirnya setelah beberapa tahun mencoba lagi untuk melawan traumanya bersama Gama, disini, di kota Paris ini ia berhasil menghilangkan traumanya tanpa ada Gama disampingnya. Sebenarnya ini yang menjadi alasan utama Amoora datang ke sini, untuk membiasakan dirinya agar tidak lagi takut terhadap lukisan.
Paris, I'll come next time w/ someone as beautiful as you. Wait for me, I'll show him to you





Komentar
Posting Komentar